Kamis, 01 November 2012


Herba meniran (Phyllanthus niruri Linn)

Perkembangan penggunaan obat-obatan tradisional khususnya dari tumbuh-tumbuhan untuk membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sudah cukup meluas. Salah satu jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagai obat adalah meniran. Meniran adalah herba yang berasal dari genus Phyllanthus dengan nama ilmiah Phylanthus niruri Linn. Herba ini secara tradisional dapat digunakan sebagai obat radang ginjal, radang selaput lendir mata, virus hepatitis, peluruh dahak, peluruh haid, ayan, nyeri gigi, sakit kuning, sariawan, antibakteri, kanker, dan infeksi saluran kencing. Herba meniran mengandung metabolit sekunder plavonoid, terpenoid, alkaloid dannsteroid (Kardinan dan Kusuma, 2004). Beberapa hasil penelitian menunjukkan senyawa terpenoid memiliki aktivitas sebagai antibakteri yaitu monoterpenoid linalool, diterpenoid (-) hardwicklic acid, phytol, triterpenoid saponin dan triterpenoid glikosida (Grayson, 2000; Bigham et al., 2003; Lim et al., 2006; Anonim, 2007; Anonim, 2007).
Herba meniran (Phyllanthus niruri Linn) mengandung dua senyawa terpenoid yang diduga jenis phytadiene dan 1,2-seco cladiellan, di mana campuran kedua senyawa ini aktif terhadap bakteri Escherichia coli ATCC® 25292 dan bakteri Staphylococcus aureus ATCC® 25293.
Ekstraksi senyawa terpenoid dilakukan dengan dua cara yaitu :
1. Sokletasi
Seberat 1000 g serbuk kering herba meniran disokletasi dengan 5 L pelarut n – heksana. Ekstrak n-heksana dipekatkan lalu disabunkan dalam 50 mL KOH 10%. Ekstrak n-heksana dikentalkan lalu diuji fitokimia dan uji aktivitas antibakteri.

2. Maserasi
Seberat 1000 g serbuk kering herba meniran dimaserasi menggunakan pelarut metanol. Ekstrak metanol dipekatkan lalu dihidrolisis dalam 100 mL HCl 4 M. Hasil hidrolisis diekstraksi dengan 5 x 50 mL n – heksana. Ekstrak n-heksana dipekatkan lalu disabunkan dalam 10 mL KOH 10%. Ekstrak n-heksana dikentalkan lalu diuji fitokimia dan uji aktivitas antibakteri.

5 komentar:

  1. Gugus yang mana pada terpenoid yang berfungsi sebagai anti bakteri dan bagaimana prosesnya sehingga senyawa tersebut dapat berfungsi sebagai anti bakteri, sehingga banyak orang yang tertarik untuk mengisolasi senyawa terpenoid khususnya pada meniran ? jelaskan
    Balas.....

    BalasHapus
  2. menurut saya, terpenoid pada tanaman meniran ini tersusun dari struktur isopren, isopren ini dapat membuat terpenoid itu menjadi aktif sehingga dapat berfungsi sebagai anti bakteri.

    BalasHapus
  3. terpenoid merupakan susunan dari isopren-isopren aktif yang membentuk suatu terpenoid sehingga terpenoid itu menjadi aktif dan berfungsi sebagai anti bakteri.

    BalasHapus
  4. Saponin ada yang berfungsi sebagai antimikroba. Menurut Dwijoseputro (1994) saponin memiliki molekul yang dapat menarik air atau hidrofilik dan molekul yang dapat melarutkan lemak atau lipofilik sehingga dapat menurunkan tegangan permukaan sel yang akhirnya menyebabkan hancurnya bakteri.

    BalasHapus
  5. menurut saya, gugus fungsi yang berfungsi sebagai antibakteri adalah gugus OH yang terdapat pada terpenoid ini. gugus OH pada terpenoid berinteraksi dengan sel bakteri sehingga merusak sel bakteri.

    BalasHapus