Herba meniran (Phyllanthus niruri Linn)
Perkembangan
penggunaan obat-obatan tradisional khususnya dari tumbuh-tumbuhan untuk membantu
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sudah cukup meluas. Salah satu jenis
tumbuhan yang dapat digunakan sebagai obat adalah meniran. Meniran adalah herba
yang berasal dari genus Phyllanthus dengan nama ilmiah Phylanthus niruri
Linn. Herba ini secara tradisional dapat digunakan sebagai obat radang ginjal,
radang selaput lendir mata, virus hepatitis, peluruh dahak, peluruh haid, ayan,
nyeri gigi, sakit kuning, sariawan, antibakteri, kanker, dan infeksi saluran
kencing. Herba meniran mengandung metabolit sekunder plavonoid, terpenoid,
alkaloid dannsteroid (Kardinan dan Kusuma, 2004). Beberapa hasil penelitian
menunjukkan senyawa terpenoid memiliki aktivitas sebagai antibakteri yaitu monoterpenoid
linalool, diterpenoid (-) hardwicklic acid, phytol, triterpenoid
saponin dan triterpenoid glikosida (Grayson, 2000; Bigham et al., 2003;
Lim et al., 2006; Anonim, 2007; Anonim, 2007).
Herba
meniran (Phyllanthus niruri Linn) mengandung dua senyawa terpenoid yang
diduga jenis phytadiene dan 1,2-seco cladiellan, di mana campuran kedua senyawa
ini aktif terhadap bakteri Escherichia coli ATCC® 25292 dan bakteri Staphylococcus
aureus ATCC® 25293.
Ekstraksi
senyawa terpenoid dilakukan dengan dua cara yaitu :
1. Sokletasi
Seberat 1000 g
serbuk kering herba meniran disokletasi dengan 5 L pelarut n – heksana. Ekstrak
n-heksana dipekatkan lalu disabunkan dalam 50 mL KOH 10%. Ekstrak n-heksana
dikentalkan lalu diuji fitokimia dan uji aktivitas antibakteri.
2. Maserasi
Seberat 1000 g
serbuk kering herba meniran dimaserasi menggunakan pelarut metanol. Ekstrak
metanol dipekatkan lalu dihidrolisis dalam 100 mL HCl 4 M. Hasil hidrolisis diekstraksi
dengan 5 x 50 mL n – heksana. Ekstrak n-heksana dipekatkan lalu
disabunkan dalam 10 mL KOH 10%. Ekstrak n-heksana dikentalkan lalu diuji
fitokimia dan uji aktivitas antibakteri.

Gugus yang mana pada terpenoid yang berfungsi sebagai anti bakteri dan bagaimana prosesnya sehingga senyawa tersebut dapat berfungsi sebagai anti bakteri, sehingga banyak orang yang tertarik untuk mengisolasi senyawa terpenoid khususnya pada meniran ? jelaskan
BalasHapusBalas.....
menurut saya, terpenoid pada tanaman meniran ini tersusun dari struktur isopren, isopren ini dapat membuat terpenoid itu menjadi aktif sehingga dapat berfungsi sebagai anti bakteri.
BalasHapusterpenoid merupakan susunan dari isopren-isopren aktif yang membentuk suatu terpenoid sehingga terpenoid itu menjadi aktif dan berfungsi sebagai anti bakteri.
BalasHapusSaponin ada yang berfungsi sebagai antimikroba. Menurut Dwijoseputro (1994) saponin memiliki molekul yang dapat menarik air atau hidrofilik dan molekul yang dapat melarutkan lemak atau lipofilik sehingga dapat menurunkan tegangan permukaan sel yang akhirnya menyebabkan hancurnya bakteri.
BalasHapusmenurut saya, gugus fungsi yang berfungsi sebagai antibakteri adalah gugus OH yang terdapat pada terpenoid ini. gugus OH pada terpenoid berinteraksi dengan sel bakteri sehingga merusak sel bakteri.
BalasHapus