Kamis, 06 Desember 2012


Macam-macam Lipoprotein

      Chylomicrons adalah lipoprotein yang berukuran paling besar dan mempunyai densitas paling kecil. Partikelnya berukuran 1000 nm dan berada pada mukosa usus. Chylomicronsberperan dalam transport trigliserida dan kolesterol yang terabsorbsi oleh sel-sel epitelial usus. Chylomicronsmengandung 1-2 % protein, 85-88% trigliserida,  8% fosfolipid, 3% kolesteril ester and 1% kolesterol. Kandungan trigliserida yang tinggi mengakibatkan densitas chylomicrons kurang dari 0,95.

       Very Low Density Lipoproteins (VLDL) berukuran 25-90 nm dan mempunyai densitas sekitar 0,98. VLDL mengandung 5-12% protein, 50-55% trigliserida, 18-20% fosfolipid, 12-15% kolesteril ester and 8-10% kolesterol.  VLDL juga menerima banyak apolipoprotein dari HDL plasma dan merupakan sumber trigliserida untuk sel. 

      Intermediate Density Lipoproteins (IDL) lebih kecil dibanding VLDL, sekitar 40 nm, dan mempunyai densitas sekitar 1,0. IDL terdiri dari 10-12% protein, 24-30% trigliserida, 25-27% fosfolipid, 32-35% kolesteril ester and 8-10% kolesterol. IDL berasal dari VLDL dengan pengurangan trigliserida dan mengandung apolipoprotein yang sama dengan VLDL. IDL menjadi LDL ketika trigliseridanya (IDL) ditransfer ke sel.

      Low Density Lipoprotein (LDL) lebih kecil dibandingkan dengan IDL, sekitar 26 nm, dan mempunyai densitas sekitar 1,04. LDL mengandung 20-22% protein, 10-15% trigliserida, 20-28% fosfolipid, 37-48% kolesteril ester, and 8-10% kolesterol. Salah satu komponen protein LDL adalah apolipoprotein B100 yang membantu partikel LDL untuk berikatan dengan reseptor LDL-spesifik pada permukaan banyak sel. Partikel-partikel LDL yang berikatan pada permukaan sel ditelan dan kolesterol dalam partikel-partikel LDL digunakan sebagai komponen struktural dari membran sel atau dikonversi menjadi hormon steroid. Apoprotein B adalah protein mayoritas pada semua lipoprotein, kecuali HDL.  
      LDL dan HDL mentranspor kolesterol di dalam plasma baik endogen maupun dari makanan, namun LDL merupakan transporter kolesterol dan kolesteril ester yang utama dan menyumbang lebih dari separuh dari total lipoprotein dalam plasma.LDL disebut juga sebagi lemak yang jahat.

      High Density Lipoprotein (HDL) adalah lipoprotein yang terkecil (ukuran partikel 6-12,5 nm), dan mempunyai densitas sekitar 1,12. HDL mengandung 55% protein, 3-15% trigliserida, 26-46% fosfolipid, 15-30% kolesteril ester, and 2-10% kolesterol. HDL mengandung protein-protein yang berbeda dalam jumlah besar termasuk apolipoprotein seperti apo-AI (apolipoprotein AI),  apo-CI, apo-CII, apo-D, and apo-E. Protein-protein HDL membantu metabolisme lipid, regulasi komplemen, dan berperan sebagai inhibitor proteinase dan  merespon acute phase untuk memacu sistem imun melawan inflamasi dan penyakit akibat parasit. HDL diproduksi dalam hati dan usus serta berperan sebagai pembersih kolesterol. HDL disebut juga sebagai lemak yang baik.



HDL (High Density Lipoprotein) merupakan lipoprotein yang terkecil namun dapat berperan sebagai pembersih kolestrol. Mengapa lipoprotein dapat membersihkan kolestrol dan bagaimana proses pembersihan kolestrol tersebut ?


2 komentar:

  1. HDL diproduksi dalam hati dan usus serta berperan sebagai pembersih kolesterol. HDL dapat berikatan dengan kolesterol dalam membran sel menggunakan protein apo-AI untuk memperantarai susunan dari kolesteril ester. Kemudian protein apo-D dalam HDL mengaktifasi transfer dari kolesteril ester ke VLDL dan LDL. HDL juga mentransfer apo-CII dan apo-E kechylomycrons dan lipoprotein berdensitas rendah lainnya. Dalam hati, protein apo-E digunakan untuk mengenali dan menyerap sisa-sisa lipoprotein, jadi kelebihan kolesterol dapat dihilangkan dan diubah menjadi asam empedu yang dieksresikan ke dalam duodenum melalui saluran empedu.

    BalasHapus
  2. Kolesterol adalah sejenis lemak yang terdapat dalam aliran darah. Selain kolesterol, ada pula lipid (lemak darah) yang disebut trigliserida.

    HDL merupakan lipoprotein yang bertugas mengambil kolesterol serta fosolipida dari dalam darah dan menyerahkan pada lipoprotein lain untuk diangkut kembali ke hati. Kemudian lemak akan diedarkan kembali atau dikeluarkan dari tubuh. Inilah mengapa, kadar HDL yang tinggi seringkali dianggap sebagai indikasi kadar kolesterol masih baik.

    BalasHapus